Tags

, , , ,


Semakin hari semakin banyak jenis, model, dan merek gadged. Gadged yang saya maksud disini ialah handphone dan tablet. Saya yakin, banyak di antara kamu yang galau karena tidak mampu membuat keputusan yang cepat dalam memilih gadged. Ya, di satu sisi saya sangat setuju bahwa kita tidak boleh buru-buru membeli gadged. KECUALI, kalau finansial kamu golongan menengah ke atas, yang rugi beberapa ratus hingga jutaan rupiah pun tidak mengalami masalah.

Nah, disini saya akan mengulas cara memilih gadged dari sisi psikologi atau mental. Tanpa disadari, faktor psikologis seseorang sangat berperan dalam perilaku membeli sesuatu, khususnya gadged.

Nah, bagaimana sih sebenarnya memilih gadged yang tepat?
* Ukur kemampuan finansial 
Finansial jelas menjadi pertimbangan utama, terutama bila kamu ingin membeli gadged secara tunai (langsung). Jika harga gadged tersebut lebih tinggi dari jumlah nominal uang yang kamu miliki, maka kamu pun perlu mengulur waktu. Kamu perlu menabung lagi.

* Kenali tujuan membeli
Ada berbagai macam alasan dan tujuan membeli gadged, misalnya:
– Merasa kurang gaul dan ketinggalan jaman jika tidak memiliki gadged tertentu.
– Pengin membuktikan bahwa dirinya juga mampu membeli gadged dengan merek dan harga tertentu. Dengan kata lain dia tidak mau kalah dengan orang lain.
– Untuk keperluan tugas sekolah/ pendidikan. Biasanya guru meminta muridnya untuk mencari materi atau hal-hal tertentu di internet.
– Untuk kebutuhan komunikasi, khususnya teman-teman dan saudara yang tinggal jauh dari kita.

Nah, kenali lebih dekat dirimu. Pertimbangkan lagi, apakah kamu ingin membeli gadged karena memang membutuhkannya atau sekedar memuaskan diri; gengsi, harga diri, ingin penampilan yang hebat, atau menunjukkan status saja.

* Kenali kebutuhan
Kebutuhan masing-masing orang tentu berbeda-beda. Ada yang butuh gadged untuk keperluan bisnis atau pekerjaan, ada yang butuh gadged supaya bisa kontak dengan keluarga karena beda negara, ada yang butuh gadged supaya tidak putus komunikasi dengan teman-teman lama, ada yang butuh gadged supaya bisa ngegosip sama teman-teman gengnya atau teman arisan, ada yang butuh gadged supaya mudah baca-baca berita terbaru secara online, keperluan foto-foto untuk dokumenasi perjalanan atau kehidupan sehari-hari, dan ada juga yang butuh gadged sebagai hiburan karena ada permainan, buku digital, atau pun mencari artikel di dunia maya. Kebutuhan-kebutuhan yang saya tulis di atas hanya sebagian kebutuhan orang. Tentu saja, masih banyak kebutuhan orang terkait dengan gadged.

Nah, setelah kamu mengenali kebutuhanmu, tanyakan lagi apakah kamu masih perlu membeli sesuatu yang harganya mahal dan spesifikasi yang luar biasa, tetapi hanya digunakan untuk menelpon, kirim teks atau SMS. Mubatzir atau tidak, sih? Tapi, kalau kamu sangat membutuhkan itu demi harga diri atau gengsi, silakan. Sekali lagi, pilihan itu ada di tanganmu. Namun, jika kita hidup demi gengsi dan harga diri terkait dengan gadged, kita akan sulit menikmati hidup. Kita cenderung semakin menjadi orang yang gelisah dan cemas karena selalu memikirkan kenikmatan duniawi.

Belajarlah bijaksana dalam membeli sesuatu, maka kamu akan menikmati dunia.

* Lihat spesifikasi gadged
Lihat spesifikasinya, artinya sesuaikan dengan kebutuhanmu. Contohnya, kamu butuh berkomunikasi dengan orang tua karena tinggal berjauhan dengan mereka, mungkin kamu butuh gadged yang memiliki kamera depan. Dengan adanya kamera depan, kalian bisa melakukan voice call. Jarak yang jauh pun menjadi terasa semakin dekat.
Contoh selanjutnya, apabila kamu butuh alat dokumentasi karena pekerjaanmu menulis berita. Mungkin saja ada baiknya kamu butuh kamera dengan resolusi tinggi. Kamu pun bisa meliput gambar dan mengirim berita dengan cepat. Selain itu, mungkin kamu butuh gadged yang bisa digunakan untuk menulis berita dan mengirimnya via email. Tentu saja kamu butuh gadged yang biasa disebut smartphone.
Contoh selanjutnya, kalau kamu butuh gadged yang bisa digunakan untuk chat, ya, ponsel pintar dibawah 1 juta Rupiah pun sudah banyak yang memfasilitasi kebutuhan komunikasi itu.

Apakah kamu masih bingung memilih gadged? Jika bingung, berilah waktu bagi dirimu untuk berpikir dan menyeleksi gadged mana yang akan dibeli. Jika sudah dipertimbangkan, dibandingkan, dipikirkan, dan mantab, kamu bisa membeli gadged itu dengan perasaan yang lebih puas dan lega. Selamat membeli gadged.

Chin up!🙂