Tags

, , ,


Ulang tahun berarti usia kronologis seseorang bertambah. Sudah tahu, kan, kalau usia manusia itu ada istilah usia kronologis? Usia kronologis itu dihitung dari tanggal lahir sampai batas waktu penghitungan. Jika hari ini kamu berulang tahun, usiamu akan dihitung dari tanggal lahir kamu.

2h67oz7Ada sebagian orang mengatakan bahwa angka usia pada kue ulang tahun itu adalah sekedar simbol saja. Ya, itu benar. Namun, ada sebagian orang lagi yang mengatakan bahwa usia itu adalah peringatan akan hal-hal penting.

Hal penting itu seperti apa?
Hal penting bahwa usia seseorang itu tidak muda lagi, kesehatannya tidak sebaik masa sebelumnya; usia remaja, 20 tahunan, atau 30 tahunan. Bahkan, ada yang mengingatkan bahwa usia seseorang tidak lama lagi, sudah berkurang, dan sudah harus semakin mendekatkan diri ke Yang Maha Kuasa. Apapun pandangan orang tentang usia, semua tergantung pada perspektif masing-masing individu. Namun, hati-hati juga untuk mengingatkan seseorang perihal usia yang semakin pendek itu. Terutama kepada mereka yang sedang dalam pemulihan mental, mengalami depresi, sedang putus asa, atau sedang mengalami sakit berat; seperti kanker, masalah ginjal, stroke, dan jantung. Mengingatkan itu baik, namun alangkah baiknya jika kita menggunakan cara yang lebih nyaman, baik, dan bijaksana. Misalnya, dengan cara mengajak seseorang lebih bersemangat, berubah menjadi lebih baik atau berbuat baik, dan mendekatkan diri ke Yang Esa seiring bertambahnya usia. Cara-cara menunjukkan perhatian dan rasa sayang kepada seseorang yang berulang tahun perlu diperhatikan. Jika tidak hati-hati dan salah ucap, bisa-bisa kita menyebabkan mental seseorang jatuh dan justru membuatnya semakin depresi.

Kemudian, kita tidak dibenarkan untuk memaksakan perspektif atau cara pandang kita kepada orang lain. Kita tidak bisa memaksa seseorang untuk mengikuti cara berpikir kita. Kita tidak bisa mengubah seseorang menjadi tua dan diam saja di rumah. Apalagi jika mereka masih merasa memiliki gairah hidup yang segar, semangat yang tinggi, kesehatan yang baik, serta kemauan belajar yang kuat. Bertambah usia dan tua pun bukan berarti seseorang harus menurunkan semangat dan aktivitasnya.

downloadNgomong-ngomong soal usia, apakah kamu akan jujur ketika seseorang bertanya tentang angka usiamu?
Menutupi atau terbuka untuk mengatakan usia biasanya tergantung situasi dan siapa yang bertanya. Ada orang-orang tertentu yang bertanya karena punya maksud tertentu pula.

Jika tujuan pertanyaan itu mengarah ke pemberian nasihat, atau hal-hal yang melewati batas privasi seseorang, pertanyaan itu biasanya jarang dijawab dengan serius. Ketika seseorang merasa tidak nyaman, namun berusaha menyesuaikan diri dengan norma kesopanan, dia akan menjawab dengan bercanda. Misalnya, usianya baru 17 tahun, atau 20 tahun, atau beda tipis dengan si penanya. Pahamilah bahwa jawaban seperti itu merupakan ekspresi rasa tidak nyaman seseorang. Sikap ini adalah bentuk mekanisme pertahanan diri. Ketika seseorang merasa tidak nyaman, dia akan mengalihkan perasaan itu ke bentuk yang lebih sopan. Dia tidak nyaman namun paham sekali bahwa dia tidak dapat mengatakan, “Maaf, saya tidak suka ditanya soal usia dan dinasinati terkait usia saya. Jadi, tolong jangan bertanya tentang hal itu”.

Bagaimana dengan tampilan angka usia dan tanggal lahir di media sosial?
Ada penelitian menarik yang dilakukan oleh Emily Christofides dan rekan-rekannya dari Universitas Guelp-Canada, mengenai privasi dan keterbukaan di Facebook. Tidak semua orang mau menampilkan usia bahkan tanggal lahirnya di Facebook. Tentu banyak alasan, ya. Bisa karena privasi dan bersifat rahasia karena tanggal lahir juga berhubungan erat dengan data-data penting di akun seseorang. Jadi, merahasiakan data pdibadi itu tidak selamanya rendah diri atau bersifat tertutup. Hal ini berlaku juga dalam kehidupan sosial. Perlu ada alasan jelas ketika kita meminta data pribadi seseorang.

Sopankah jika bertanya tentang usia dan tangal lahir?
Jika ingin tahu usia seseorang, pasti kita ada tujuan atau penilaian tertentu. Seorang psikolog menanyakan usia kepada klien karena usia berkaitan dengan perkembangan mental klien. Psikolog membutuhkan data usia untuk menentukan normal-tidaknya suatu perilaku di tingkat usia tertentu. Dan, juga untuk menentukan langkah yang akan diambil. Jika dokter menanyakan usia pasien, artinya untuk melihat kaitan suatu penyakit terhadap usia tertentu. Jika seseorang menanyakan usia dan tanggal lahir untuk pengisian data, tentu saja ini sopan. Namun, yang harus diperhatikan ialah menanyakan usia dan tanggal lahir di saat obrolan biasa dan kita baru saling mengenal. Kita harus menyampaikan tujuan pertanyaan supaya tidak terjadi kesalahpahaman. Misalnya, “Maaf, Mba usianya berapa kalau boleh tahu? Tujuan saya bertanya, saya lihat Mba ini masih muda tapi paham sekali menjelaskan perihal pernikahan dan dunia anak-anak. Saya kagum”. Yakinlah, dia akan menjawab dengan nyaman tentang usianya.

Ya, begitu banyak persoalan kompleks terkait usia. Tentunya hal ini akan menjadi persoalan yang sensitif bagi sebagian orang. Oleh karena itu, perlu lah kita belajar untuk tidak memberi komentar-komentar berlebihan terkait usia. Ada hal-hal umum yang tidak perlu diingatkan, misalnya kapan seseorang menikah, kapan mau memiliki anak kedua-ketiga, dst, kapan memomong cucu, atau kapan mau menjadi pribadi yang lebih baik. Perlu kita ingat bahwa seseorang yang sudah di usia dewasa tentu sudah menyadari proses hidupnya dan memahami konsekuensi pilihan hidup yang dia ambil. Jadi, menasihati dan memperlakukan orang dewasa seperti remaja yang belum matang, tentu dapat menimbulkan emosi dan respon yang kurang baik.

Lalu, bagaimana menyikapi pertanyaan dan nasihat-nasihat orang lain terkait usia kita?
Percayalah, bahwa semua itu adalah bentuk perhatian dan rasa sayang mereka terhadap kita. Mereka ingin hal-hal baik terjadi pada diri. Jika kalimat dan perkataan mereka menyinggung perasaan kita, itu semua karena mereka tidak paham dan kurang peka dengan perasaan. Pastinya, mereka tidak bermaksud menyinggung kita.

Nah, sudah mulai memahami bagaimana kondisi psikologis seseorang ketika ditanya perihal usia, kan? Yuk, kita belajar memahami perasaan orang lain. Dan, belajar membuat formula cara atau bahasa yang tepat untuk mengekspresikan rasa sayang dan perhatian kita. Mari kita mulai memperhatikan norma kesopanan dalam bercakap-cakap dan berinteraksi.

Salam Ceria!🙂

Sumber:
Emily Christofides, dkk, 2010, Privacy and Disclosure on Facebook: Youth and Adults’ Information Disclosure and Perceptions of Privacy Risks. dalam https://www.ontariosciencecentre.ca/Uploads/researchlive/documents/OPC-FinalReport-FacebookPrivacy.pdf, diunduh tanggal 3 November 2015

banner_rnm_468x60

 senior-banner-125x125