Tags

, , , , , , , ,


28B4D65B-672A-48E4-802D-69669599927BPernah mendengar peribahasa “habis manis sepah dibuang”?
Ada yang merasa jadi sepah?
Atau ada yang jadi tukang membuangnya?

Kalimat ini biasanya trend di kalangan yang patah hati karena asmara atau kehilangan pekerjaan.

Hidup itu bervariasi. Apa saja bisa terjadi. Awalnya disanjung, kemudian dijatuhkan. Awalnya diperlukan, kemudian disingkirkan. Awalnya dianggap penting, lalu diabaikan. Awalnya diberdayakan, lalu dirumahkan.

Seperti saat pandemi virus corona ini, tanpa sadar banyak orang mengekspresikan dirinya untuk menjadi penolong bagi yang lain. Semua berlomba-lomba jadi yang paling oke, paling aktif, paling dermawan, paling rajin membantu, atau paling lainnya. Ada motif tertentu di balik perilaku itu.

Namun sayang, kadang-kadang tanpa sadar ada juga yang sampai menyikut keluarga, rekan kerja, bahkan sahabat sendiri.

Bagi yang memperlakukan orang lain tak semestinya, semoga sehat dan diberi kesempatan untuk berubah.

Oke, oke, kembali ke perihal sepah yang dibuang.
Kondisi setelah seseorang “dibuang” itu tergantung bagaimana konsep dirinya masing-masing.

Jika kita terbiasa menilai diri kita rendah, misalnya seperti sepotong sepah yang telah diperas habis sari manisnya, tentunya kondisi ini dapat membuat kita menjadi semakin terpuruk, paling teraniaya, bahkan tak ada harganya.

Hei, bukankah kita lebih tinggi derajatnya dari sepah tebu?
Bukankah kita ini manusia yang diberi kemampuan-kemampuan?
Kita adalah orang yang punya pengalaman dan banyak teman, kan?

Nah, bila kita didepak dan dilupakan oleh seseorang, ingatlah bahwa masih banyak pribadi yang mampu menghargai orang lain. Kembali lagi ke cara bagaimana kita membentuk “nilai” pada diri kita.

Tetaplah jadi pribadi yang baik, positif, dan bermanfaat. Berkerjalah secara profesional dan beretika. Kembangkan terus kemampuan. Ubah sikap menjadi lebih baik lagi. Miliki kepribadian yang sehat dan berkembang. Kehilangan yang sekarang, tidak apa-apa, kita cari peluang lagi. Tumbuhkan rasa optimis.

Gimana menurut kamu?
😊