Pax, Psycho-Yoga Therapy with Nofaola


Copy of Yoga with Nofaola

PAX Psyco-Yoga Therapy secara resmi dikenalkan ke publik pada bulan Oktober 2018 di Pontianak. Program terapi ini memiliki pola jadwal latihan yang khusus. Dari sesi pertama yang berisi teori hingga sesi terakhir yang berupa evaluasi seluruh prosesnya membutuhkan waktu sekitar 20-25 jam. Maria Nofaola akan melakukan supervisi selama delapan minggu. Tujuan supervisi ini ialah supaya proses terapi berjalan optimal dan peserta mencapai tujuannya, yaitu pulih dan bisa melakukan yoga secara mandiri kapan pun dan di mana pun mereka kehendaki.

PAX berasal dari bahasa Latin yang berarti damai. PAX memiliki makna filosofis. Rasa damai di dalam jiwa manusia memiliki pengaruh yang sangat besar pada seluruh aspek kehidupannya. Kedamaian di dalam diri manusia membuat manusia itu mampu membuat keputusan dengan baik. Dengan kedamaian, manusia mampu menemukan arti kebahagiaan yang sesungguhnya. Kedamaian di pikirannya dapat membantunya menentukan mana yang baik untukdipilih dan dilakukan. Dengan kedamaian, manusia dapat menyelesaikan pekerjaan-pekerjaannya dengan baik. Ia pun dapat menghasilkan ide-ide baru yang kreatif dan akan menjadi produktif. Lalu, ia pun menjadi pribadi yang asyik, berpikiran maju dan optimis, menyenangkan, serta ceria. Kedamaian dapat membuat manusia mampu menghubungkan pikiran, tubuh, dan jiwanya. Kedamaian di dalam diri manusia menciptakan kesehatan yang menyeluruh, baik bagi pikiran, perasaan, dan tubuhnya.

PAX Psycho-Yoga Therapy adalah program terapi yang unik karena memadukan Psikologi dan Yoga. Kata Psycho-Yoga Therapy memiliki makna bahwa program ini terdiri dari Psychological Therapy (terapi psikologi) dan Yoga Therapy (terapi yoga).

02-YA-TEACHER-ERYT-200Program ini disampaikan dan disupervisi oleh Maria Nofaola, S.Psi., M.Psi., CHt., Psikolog. Ia berprofesi sebagai Psikolog Klinis lulusan Universitas Gadjah Mada yang telah melakukan praktik profesional sebagai Psikolog Klinis sejak tahun 2008 dan juga seorang Hipnoterapis dari The Indonesian Board or Hypnotherapy. Ia adalah Guru Yoga lulusan Aarsha Yoga Vidya Peetam India. Saat ini ia telah memiliki lisensi internasional E-RYT 200 (Experienced Registered Yoga Teacher) dari Yoga Alliance USA. E-RYT 200 ini berarti ia telah menempuh pelatihan yoga 200 jam, berpengalaman lebih dari dua tahun, dan telah memiliki pengalaman mengajar yoga 1000 jam.

PAX Psyco-Yoga Therapy ini didesain untuk memfasilitasi individu yang membutuhkan penanganan menyeluruh; fisik dan mental. Program ini bersifat preventif dan kuratif.

Preventif atau pencegahan digunakan bagi mereka yang sehat agar tetap sehat dan terhindar dari masalah fisik dan mental. Kuratif atau pengobatan digunakan bagi individu yang memiliki masalah kesehatan, baik fisik dan mental agar dapat pulih dan sehat kembali.

Program ini dapat diikuti oleh siapa saja yang memiliki keluhan sebagai berikut:

  • kecemasan, baik kecemasan dengan alasan jelas maupun tanpa alasan.
  • gangguan tidur, seperti insomnia, sering merasa ngantuk di siang hari, mudah bangun malam hari hingga tak bisa tidur lagi.
  • depresi, ada perasaan sedih, kehilangan semangat hidup, merasa tidak berdaya, kurang bersemangat.
  • serangan panik, yaitu tiba-tiba jantung berdegub kencang dan terasa mau pingsan.
  • perasaan khawatir dan takut yang membuat sulit relaks.
  • sulit konsentrasi saat bekerja maupun saat berbincang-bincang dengan orang lain.
  • Sering sakit maag; sudah makan obat, sudah periksa lambung, sudah ke dokter berulang kali tapi tidak kunjung membaik.
  • Memiliki tekanan darah tinggi yang sudah bertahun-tahun, sehingga muncul rasa takut dan cemas untuk lepas dari obat.
  • Sering sakit kepala, terasa tegang di leher.

Catatan:

Setiap keluhan akan diperiksa terlebih dahulu untuk melihat penyebab dasarnya dan sebagai persiapan mendesain gerakan yoga yang sesuai.

Alur pelaksanaan program terapi di PAX ialah:

  1. Pemeriksaan awal. Psikolog akan memeriksa kondisi mental dan riwayat gangguan fisik yang dialami oleh masing-masing klien.
  2. Analisa persoalan. Psikolog akan menganalisa masalah klien
  3. Merancang terapi. Klien akan memperoleh supervisi Psikolog selama program terapi. 
  4. Psikoedukasi. Pertemuan pertama dilakukan secara bersama klien lain yang sudah dikelompokan permasalahannya. Dalam pertemuan ini klien akan mendapat penjelasan mengenai program terapi, bagaimana terapi akan berlangsung, apa saja yang harus dilakukan agar terapi dapat berjalan sesuai harapan.
  5. Pelaksanaan terapi. Terapi dilaksanakan sesuai jadwal yang sudah ditentukan.
  6. Bimbingan. Ada tugas lanjutan yang harus dilakukan klien agar terapi berjalan baik. Klien akan dibimbing oleh Psikolog.
  7. Evaluasi. Program terapi akan dievaluasi. 

Silakan baca perihal beberapa contoh masalah yang pernah ditangani dengan terapi Yoga dan Psikologi di PAX, silakan buka halaman berikut Masalah yang Perlu Terapi Yoga dan Psikologi.

Informasi:
PAX Psyco-Yoga Therapy
Maria Nofaola, S.Psi., M.Psi., CHt., Psikolog
HP. 0821 4848 4523
P O N T I A N A K

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s